Liburan asik di Candi Cetho yang unik di Karanganyar
Sejarah Panjang Dengan Bentuk Candi Yang Unik
Candi Cetho sendiri memiliki sejarah cukup panjang, dimana candi ini diperkirakan berasal dari Kerajaan Majapahit. Yang menjadikan candi ini berbeda tentu karena bentuknya cenderung mirip dengan bangunan tradisional milik suku Inca di Peru, tak seperti layaknya bentuk candi di Indonesia yang mungkin sahabat pernah kunjungi. Hal itu membuat candi ini menjadi tergolong unik. Karena telah mengalami pemugaran bangunan, kondisi bangunan candi ini terlihat masih cukup baik dan terawat.Masyarakat sekitar sering menggunakan candi ini untuk acara keagamaan dan juga merupakan tempat untuk melakukan pertapaan, untuk itu sangat dianjurkan untuk menjadi kebersihan candi ini bagi siapa saja yang berkunjung.
Pemandangan Indah dari Kawasan Sekitar
Kawasan ini sendiri cukup sering dikunjungi masyarakat, tapi kabarnya hanya berasal dari daerah sekitar karena popularitas yang cukup kurang dari Candi Cetho ini. Hal ini sebenarnya bermanfaat bagi sahabat yang berencana ke sini, karena dengan kondisi yang tak terlalu ramai, membuat suasana menjadi lebih nyaman untuk menikmati keindahan alam yang tersedia. Cetho sendiri berarti Jelas dan hal ini merujuk pada kondisi di candi ini dimana nantinya sahabat bisa melihat pemandangan yang cukup jelas ke daerah Solo dan Karanganyar. Pemandangan yang ditawarkan disini tak terbatas pada pemandangan di sekitar candi saja, tapi juga pemandangan pegunungan dan juga hamparan sawah dan pohon-pohon yang terlihat begitu menyegarkan.
Gunung Merapi dan Gunung Merbabu adalah beberapa gunung yang terlihat dengan cetho (jelas) dari kawasan candi ini.Anda pun tak akan bosan dengan apa yang bisa anda lihat di kawasan yang dikunjungi, selain pemandangan yang luar biasa indahnya, anda bisa melihat bagian-bagian candi yang totalnya berjumlah 11 bagian. Untuk mencapai nya sendiri perlu ditempuh dalam waktu yang cukup lama mengingat jaraknya yang cukup jauh dan tinggi, letak candi ini tepatnya berada di Kabupaten Karanganyar, di sebuah desa yang bernama desa Gumeng.
(posted by admin)
advertisement

0 comments:
Mari berkomentar! Ceritakan petualangan anda disini! Share yuk,,, ^_^
Komentar akan langsung muncul tanpa moderasi, namun komentar berbau spam seperti promosi produk dan livelink akan kami tandai sebagai SPAM atau bisa juga kami hapus. Thanks!
Dan jangan lupa submit artikel cerita seru pengalaman berwisata Anda di Halaman Kirim Artikel